Rina dan cita-citanya
🎀RINA DAN CITA-CITANYA🎀
Sejak masa kecil, perjalanan saya dimulai dari TK yang penuh dengan permainan, lagu, dan keceriaan. Saat itu, saya belum banyak mengenal apa itu cita-cita, yang saya tahu hanya ingin menjadi orang yang pintar seperti guru saya di kelas. Memasuki sekolah dasar, minat saya pada dunia teknologi mulai tumbuh. Saya sering kagum ketika melihat komputer di ruang laboratorium sekolah, rasanya seperti ada dunia baru yang bisa saya pelajari. Saat SMP, saya mulai lebih serius mengenal teknologi. Ketika ada pelajaran komputer, saya tidak hanya memperhatikan, tetapi juga mencari tahu lebih jauh dengan bertanya kepada guru. Dari pengalaman itu, saya mulai memiliki cita-cita untuk berkarier di dunia teknologi. Saya pernah ingin menjadi programmer karena kagum melihat orang bisa membuat aplikasi. Namun, setelah membaca artikel tentang profesi IT, saya mengetahui bahwa ada peran yang sangat penting bernama System Analyst, yaitu seseorang yang menganalisis kebutuhan pengguna dan menghubungkan antara dunia bisnis dengan dunia teknologi. Saya terinspirasi oleh tokoh-tokoh teknologi dunia yaitu Bill Gates yang mampu mengubah dunia melalui ide-ide cerdas dan analisis mereka terhadap kebutuhan manusia. Hal inilah yang meneguhkan saya untuk bermimpi menjadi seorang System Analyst profesional di masa depan.
Saat ini, saya sedang menempuh pendidikan di SMK dengan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Jurusan ini saya pilih karena sesuai dengan cita-cita saya, sekaligus menjadi jalan awal untuk memahami lebih dalam dunia teknologi informasi. Di jurusan ini saya belajar banyak hal, mulai dari bahasa pemrograman, pembuatan aplikasi, basis data, hingga pemodelan sistem. Semua pelajaran tersebut sangat penting karena seorang System Analyst harus memahami cara kerja sistem sebelum bisa menganalisis kebutuhan pengguna. Selain itu, saya juga melatih kemampuan berpikir kritis dengan mencoba menganalisis masalah sehari-hari, lalu mencari solusi logis seolah-olah saya sedang merancang sebuah sistem. Tidak kalah penting, saya juga mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerja sama. Seorang System Analyst tidak bisa bekerja sendiri mereka harus mampu menjelaskan ide dengan jelas kepada tim developer maupun kepada pengguna. Semua hal ini saya lakukan agar ketika tiba waktunya, saya sudah siap melangkah menjadi seorang System Analyst profesional.
Di masa depan, jika cita-cita saya sebagai seorang System Analyst sudah terwujud, saya ingin benar-benar mengabdikan diri di dunia teknologi informasi dengan memberikan kontribusi nyata. Saya akan terus mengembangkan diri agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi yang selalu berubah dari waktu ke waktu. Saya ingin bekerja di perusahaan besar yang memiliki proyek-proyek penting, sekaligus membantu banyak orang dengan sistem yang saya rancang. Bagi saya, menjadi seorang System Analyst bukan hanya soal profesi, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem yang dibuat benar-benar bermanfaat, efektif, dan sesuai kebutuhan pengguna. Impian saya bukan hanya menjadi seorang System Analyst yang sukses secara pribadi, tetapi juga menjadi seseorang yang bisa memberikan inspirasi, sebagaimana saya dulu terinspirasi oleh tokoh-tokoh besar teknologi. Dengan semangat belajar yang tidak pernah berhenti, kerja keras, dan doa, saya yakin suatu hari saya akan menjadi System Analyst profesional yang dapat membanggakan keluarga serta bermanfaat bagi oranglain.
tokoh yang menginspirasi:
Bill Gates


jika memang ingin jadi system analyst, coba jelaskan kenapa banyak anak muda yang terjerat dengan pinjol? dan sebaiknya apa yang harus dilakukan agar tidak terjerat dengan pinjol?
BalasHapus